Berita

Seorang Pejabat Penting kota Tasikmalaya Main Narkoba, Diciduk Atas Bocoran Dari Anak Buah Dikantornya

TASIKMALAYA Jawa Barat,onnewsone.com
Tertangkapnya seorang pejabat di kepemerintahan kota Tasikmalaya yaitu Kepala Bappelitbangda yang berinisial AA adalah bermula dari nyanyian seorang office boy (OB) yang bertugas  di kantor dimana yang bersangkutan bekerja.Demikian ini  keterangan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat kemarin.

Kata petugas, awalnya, OB tersebut yang berinisial AL (45) diciduk polisi terkait narkoba,  Ia mengaku  menggunakan barang haram tersebut berupa sabu hasil pemberian dari boss dikantornya yaitu AA.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo dalam keterangannya membenarkan hal tersebut. Kata dia, AA diamankan pihaknya usai memenuhi panggilan terkait kasus yang berawal dari keterangan OB  yang berinisial AL (45) setelah diciduk polisi terkait narkoba,  Ia mengaku  menggunakan barang haram tersebut berupa sabu hasil pemberian dari boss dikantornya yaitu AA.

“ini berawal pada Sabtu lalu kita mengamankan AL, seorang OB di kantor tersebut,  Setelah dilakukan penggeladahan ditemukan 3 paket Sabu. Rata-rata perpaket 0,3 gram,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (16 /3/2023) malam.

Lalu Kemudian, terang dia, saat menjalani pemeriksaan AL mengaku pernah menggunakannya bersama atasannya, AA yang merupakan Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya pada waktu sekitar pertengahan tahun 2022,” terangnya

Setelah Polisi melakukan tes urine kepada AA, hasilnya AA ternyata positif menggunakan narkoba jenis methamphetamine atau sabu namun polisi tidak menemukan barang bukti narkoba dari tangan AA, sehingga Polisi tak menahan AA dan menyarankan agar AA menjalani rehabilitasi.

“Iya, sekarang penyidik melakukan gelar perkara dengan hasil untuk dilakukan rehab karena dari yang bersangkutan tidak ditemukan barang bukti,” ujar Tompo.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan angkat bicara terkait beredarnya kabar Kepala Bappelitbangda Kota Tasik diamankan Polda Jabar terkait kasus sabu.

“Sepengetahuan Saya, Kepala Bappelitbangda berinisial AA ke Polda Jabar untuk memenuhi undangan, maka saya perlu waktu untuk bisa memberikan penjelasan secara detil terkait informasi Kepala Bappelitbangda Kota Tasik diamankan Polda Jabar terdebut” imbuhnya

Namun menurut tokoh masyarakat sekaligus sebagai ketua LAKIP (Lembaga Advokasi Kebijakan dan Informasi Publik) Ir.H Taufiq Rahman S.H., M.H., CPCLE. mengatakan bahwa,  penanganan perkara ini yang langsung ditangani oleh Polda Jabar tidak oleh Polresta Tasikmalaya mengindikasikan ada sesuatu yang sangat serius dalam kasus ini.

Polda Jabar sebaiknya tidak berhenti sampai disana tapi harus diusut sampai ke sumber pemasok nya. Jangan – jangan ini melibatkan jaringan pemasok sabu lintas kota dan kabupaten di Jawa Barat khususnya di wilayah Priangan Timur.

Kasus ini merupakan tamparan serius bagi Pemkot Tasikmalaya setelah kasus oknum PNS Tipikor, dokter PNS penyiksa dokter dan sekarang kasus narkoba. Semuanya ini merupakan krisis ketauladanan di Pemkot Tasikmalaya.

“Pemkot Tasikmalaya harus segera melakukan Tes urin kepada seluruh PNS di Kota Tasikmalaya. Ini waktunya bersih-bersih” tegasnya

onnewsone.com