TASIKMALAYA Jawa Barat,OnNewsone.com – Ribuan orang peserta pengajian bulanan ibu-ibu di pesantren Al Makiyyah Pamegatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya berlangsung khidmat, acara rutin tersebut kali ini di selenggarakan bertepatan dengan acara wisuda para santeri tahfidz Qur’an.
Menurut informasi dari 150 orang santriawan dan santeriwati yang telah berhasil tahfidz qur’an 30 zuzz ada 10 orang dalam kurun waktu 3 tahun pertama, adapun asal murid selain dari pulau jawa banyak juga yang berasal dari luar jawa seperti Bangka, bandar lampung, lampung barat bahkan ada yang berasal dari luar negeri juga seperti dari Malayasia
“Ini angkatan pertama Wisuda tahfidz Quran, setelah 3 tahun anak anak mulai belajar tahfidz Quran, kini alhamdulilah sudah punya 10 orang anak yang sudah tamat 30 zuz”, terang pimpinan pesantren KH Ahmad Safi’i Makiyyah saat ditemui dalam acara wisuda, Sabtu (27/6/2026)
Setelah selama tiga tahun belajar, kata KH Ahmad, sekarang di acarakan sebagai bukti rasa syukur pihak pesantren juga para orang tua santri.
Selama di pesantren tahfidz al-quran,para murid benar-benar dilayani dengan sebenar benarnya sesuai tujuan pesantren yaitu untuk memberantas buta huruf Al-quran dan melatih anak-anak untuk menguasai baca al- Quran juga hapalan, mudah-mudahan sampai pengamalannya
“Kami pantau dalam kurun waktu tiga tahun itu terliat anak-anak santri semangat belajarnya tinggi, maka kami dari pihak pengurus pesantren sangat apresiasi dengan memberi anugerah ,piagam serta piala dari pihak pesantren dalam acara wisuda ini , namun mereka blm di lepas karena masih dalam rangka bimbingan mempertahankan dan memperkuat hapalannya”, jelasnya.
Siswa yang sudah tahfidz ini ada yang seusia SMP, lepas SMA, dan perguruan tinggi. Insyaallah acara seperti ini akan rutin setahun sekali., karena ada tahapannya, ada yg baru hafal 5, 10, atau 15 zuzz namun insyaallah tiap tahun ada.
KH Ahmad juga menjelaskan para santri itu di latih untuk mencintai al quran yg merupakan pedoman hidup manusia, sehingga mereka akan lebh mencintai firman yang bermanfaat dan berharga dan banyak mengandung berkah.
Berkahnya yang terlihat pada anak anak santri nafasnya bersih karena Quran itu di pegangnya juga harus oleh orang yang sedang keadaan suci, maka mereka sll punya wudu, terus mereka di bina untuk terus mensucikan al- quran hingga mereka tidak bermain sembarangan, mereka itu benar-benar tunduk kepada aturan, disiplin, semacam tempat juga , sebelum mengaji harus bersih dulu, mereka sadar bahwa kebersihan, disiplin, itulah bagian daripada berkah al quran.
Pelaturan yang lain para santeri di asramakan, sehingga full pengawasan siang dan malam, dilayani makan minum dan lainnya.
KH Ahmad Safi’i pun mengajak kepada masyarakat agar sama-sama melatih diri untuk meningkatan kecintaan kepada Al Quran karena kita tidak bisa menemukan kebenaran yg hakiki kecuali kpd al quran. Al quran itu adalah petunjuk dari sang pencipta, Allah lebih memahami apa yg kita butuhkan dan Allah menunjukan langsung sebagai pencipta dan pemilik alam semesta , maka kita tidak akan salah .karena Allah tidak pernah salah, jadi orang yang memakai al quran di jamin baik pribadi, keluarga, lingkungan sampai negara sekalipun, aturan negara kalau mengambil aturan dari al quran insyaallah bakal aman, sejahtera, jadi badatun toibatun warobun gofur” tutupnya.
(H ADAM)







