Berita

Pria di Tasikmalaya Bacok Kakak Kandung, Diduga karena Sakit Hati

TASIKMALAYA, OnNewsOne.com – Seorang pria berinisial R nekat membacok kakak kandungnya, Egi, di rumah mereka di Kampung Burujul, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (13/2/2025) sore.

Korban mengalami luka serius akibat serangan menggunakan celurit dan langsung dilarikan ke IGD RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan intensif.

Polisi dari Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan anggota Polsek Cibeureum yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengungkapkan bahwa dugaan sementara motif pelaku adalah sakit hati terhadap kakaknya.

“Motifnya sakit hati karena kakaknya sering marah-marah di rumah, baik kepada dirinya maupun orang tuanya,” ujar AKP Herman, Kamis (13/2/2025) malam.

Ia juga menjelaskan bahwa korban mengalami luka cukup parah akibat sabetan celurit berukuran besar.

“Korban mengalami luka di tiga titik, yaitu leher, punggung, dan satu lagi yang masih dalam pemeriksaan. Saat ini korban dirawat intensif di rumah sakit,” katanya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Cibeureum sebelum diserahkan ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Salah satu warga, Maman Sulaeman (68), yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, mengaku tidak mengetahui pasti penyebab insiden tersebut. Namun, ia melihat korban sudah terkapar di tanah dengan ibunya yang berteriak histeris.

“Tiba-tiba Egi sudah di bawah, dipegang ibunya yang teriak-teriak. Awalnya saya kurang tahu apakah mereka bertengkar atau tidak,” ungkapnya.

Maman juga tidak melihat langsung aksi pembacokan, tetapi ia diminta istri pelaku untuk mengamankan celurit yang digunakan.

“Saya tidak tahu persis saat dibacok. Tiba-tiba korban sudah di jalan, lalu istri pelaku yang sedang hamil meminta saya mengamankan celurit, jadi saya simpan di dekat rumah,” katanya.

Menurutnya, korban dan pelaku memang sering terdengar bertengkar. “Mereka adik kakak, sering adu mulut,” tambahnya. (Heli Adam)