Berita

Berbahan Baku Bambu, Kerajinan Tangan Asal Tasikmalaya Pernah Tembus Internasional

TASIKMALAYA Jawa Barat,onnewsone.com – Beberapa Orang Mahasiswa UNCIP jurusan manajemen fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Cipasung Tasikmalaya melakukan penelitian  kepada salah satu usaha di bidang kriya di Paniis kecamatan Leuwisari kabupaten Tasikmalaya pada 4 Juli 2023. Kriya adalah kerajinan yang berbahan baku bambu berupa anyaman dan berdiri sejak tahun 1982.

Pemilik perusahaan yang dinamai  Cahaya mandiri ini bernama Bapak Oman warga Paniis Kabupaten Tasikmalaya. Kata Oman, awal mula berdiri perusahaan ini dengan modal Rp. 25.000 dan dengan tenaga kerja masih sedikit pada waktu itu.

“Tujuan di dirikan usaha ini ingin menolong masyarakat sekitar dalam segi enokomi, dan pada waktu itu tahun 1982 saat  gunung Galunggung sedang erupsi” ujar Oman.

Oman memaparkan, selain tujuannya untuk menolong masyarakat, alasan memilih usaha di bidang kerajinan kriya ini , karena bahan baku mudah di dapat yaitu bambu. Adapun jenis anyaman yang di hasilkan dari tangan tangan kreatif ini diantaranya, tempat sampah, tempat kue. Dan  pemasaran pernah beberapa kali ekspor keluar negeri seperti ke Malaysia dan ke Belanda

“Iya, penjualan anyaman ini beberapa kali telah mencapai luar negeri, salah satunya Malaysia, Belanda dll. Untuk harga per produk tergantung ke rumitan dan besar kecil nya barang. Jadi kadang nggak di patok langsung” jelas Oman.

Terkai tantangan lainnya kata Oman, sekarang  banyak pesaing Karena mungkin bahan bakunya mudah di dapat, tapi di perusahaan cahaya mandiri ini lanjut Oman,  lebih menekankan pada kualitas barang, mungkin itu bisa menjadi pembeda dari yang lain”. Tutur nya.

“Mudah – mudahan usaha yang berbahan baku bambu ini bisa di adopsi oleh orang lain sebagai usaha alternatif bagi masyarakat kabupaten Tasikmalaya dengan inovasi yang lebih banyak lagi, agar masyarakat lebih sejahtera dengan modal yang sederhana” tutupnya

Muhammad Rafi Faza/ onnewsone.com