TASIKMALAYA Jawa Barat,onnewsone.com –
KMRT Melakukan sosialisasi pendidikan anti korupsi kepada pelajar yang berada di Sekolah Menengah Pertama Plus Qurrota A’yun di Kp Rawa Kec Leuwisari Kab Tasikmalaya pada hari Selasa 11 april 2023 yang di hadiri oleh puluhan siswa sekolah tersebut.

Koalisi Mahasiswa Dan Rakyat Tasikmalaya ( KMRT ) Adalah organisasi yang ada di daerah Tasikmalaya yang bergerak dalam Gerakan Anti Korupsi.
Sudah sejak lama KMRT melakukan sosialisasi kepada sekolah sekolah sebagai upaya gerakan pencegahan praktik korupsi. Selain mengajak para pelajar agar tidak melakukan tindakan dan prilaku korupsi, KMRT juga mengajak para pelajar untuk memerangi korupsi yang ada di lingkungan sekitarnya khusunya.
Koodinator divisi monitoring hukum korupsi politik Muhammad Yamin menjelaskan tentang alasan KMRT mengadakan kegiatan sosialisasi tersebut.
Kata Dia, adalah salah satu langkah untuk mencapai Visi Misi KMRT kemudian selain itu juga KMRT berupaya untuk melakukan pencegahan terjadinya korupsi. Jadi perlu pendidikan sejak dini khusussnya kepada para pelajar,
“Iya, awalnya KMRT terjun ke sekolah sekolah karena berorientasi dari situasi Tasikmalaya yang sudah banyak kasus korupsi yang terjadi. Bukan hanya upaya penanganan dan pelaporan pencegahan pun ternyata harus di lakukan”. Ujar Muhammad Yamin
Atensi dan tanggapan dari para siswa atas di adakannya kegiatan sosialisasi pendidikan anti korupsi ini sangat baik, kata mereka dengan di adakannya sosilisasi pendidikan anti korupsi akan menjadi motivasi bagi siswa siswi untuk mengamalkan nilai nilai anti korupsi ( Kejujuran kepedulian kemandirian kedisiplinan tanggung jawab kerja keras kesederhanaan keberanian keadilan dan sefakat bahwa korupsi itu muduh bersama
“Iya dengan di adakannya sosilisasi pendidikan anti korupsi ini akan menjadi motivasi bagi siswa siswi untuk mengamalkan nilai nilai anti korupsi, dan kita sepakat bahwa korupsi adalah musuh kita bersama” ujar beberapa orang siswa sebuah SMP di Tasikmalaya kemarin.
Dikesempatan yang sama salah seorang tenaga pendidik di SMP tersebut pun Memberikan tanggapan dan mengungkapkan
harapannya agar kegiatan ini bukan hanya menjadi ilmu pengetahuan saja tetapi para siswa mampu merealisasikan ilmu tersebut.
“Saya sebagai tenanga pelajar sangat senang sekali siswa itu diberikan pemahaman bagaimana untuk menghidari praktek korupsi yang yelah menjadi kebiasaan di Indonesia maka dari itu harus di hindari sejak dini Maka langkah pencegahan di kalangan pelajar sangat tepat delakukan”. Ungkap kang fawaz, seorang tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Harapannya, kata Kang Fawaz para siswa tidak hanya mejadikan nilai nilai ini sebatas pengetahuan akan tetapi para siswa harus bisa mengaplikasikan di kehidupan nyata agar terhindar dari tindakan ataupun prilaku korupsi atau bahkan lebih jauh lagi yaitu dapat menghilangkan kebiasaan kebiasaan korupsi di kalangan masyarakat pemerintah atau di tempat lainnya, tegasnya
(Muhammad Rafi Faza/onnewsone.com)







