TASIKMALAYA, OnNewsOne.com – Memasuki hari terakhir libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek 2025, arus lalu lintas di wilayah Tasikmalaya masih terpantau lancar. Meski demikian, Polres Tasikmalaya Kota telah menyiagakan 87 personel untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, terutama di Jalur Gentong yang menjadi jalur utama menuju Bandung dan Jakarta.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, mengungkapkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi setelah masyarakat menyelesaikan masa menginap di hotel dan tempat wisata.
“Kita prediksikan arus balik akan terjadi setelah masyarakat yang melaksanakan Isra Mi’raj maupun yang merayakan Imlek meninggalkan penginapan mereka,” ujar AKP Riki, Rabu (29/1/2025).
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, sebanyak 30 personel telah disiagakan di Jalur Gentong. Jika terjadi kemacetan, sistem buka tutup satu arah atau one way akan diterapkan guna memperlancar arus kendaraan.
“Jika terjadi kepadatan di sekitar Jalur Gentong, kami akan memberlakukan sistem one way untuk mengurai kemacetan,” jelas AKP Riki.
Polres Tasikmalaya Kota juga menurunkan tim khusus yang disebut Tim Urai untuk melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.
“Ada tim yang berpatroli untuk mengecek titik kemacetan, melakukan pengaturan, hingga pengawalan kendaraan jika diperlukan,” ujar AKP Riki.
Hingga saat ini, kondisi lalu lintas di jalur utama Tasikmalaya masih terpantau normal.
“Sampai saat ini belum ada peningkatan signifikan, arus lalu lintas masih lancar dan kondusif, baik di Jalur Gentong maupun perbatasan Tasikmalaya-Ciamis di Cihaurbeuti,” katanya.
AKP Riki mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, cek kondisi kendaraan sebelum berangkat, dan jika merasa lelah, silakan beristirahat di tempat singgah yang tersedia di jalur nasional Tasikmalaya Kota,” pungkasnya. (Heli Adam)









