Berita

Viralnya Video Mesum Sepasang Pelajar Dikota Tasikmalaya Kini Menuai Tanggapan Dari Kt DPD KNPI, DPRD Dan Pemerintah

TASIKMALAYA,Jawa Barat,OnNewsOne.com –
Viralnya Video tak senonoh sepasang pelajar di Tasikmalaya menuai komentar dari Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tasikmalaya Opik Taufik Rahman, beliau menyayangkan perilaku negatif sepasang pelajar dalam video viral tak senonoh yang tersebar belakangan ini.

Kata Opik, aksi tak terpuji itu menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Kota Tasikmalaya sebagai kota religius dan kota santri. Hal itu tak seharusnya dilakukan oleh oknum pelajar di Kota Tasikmalaya. Lebih parahnya lagi dilakukan di tempat umum.

“Ini fakta sekaligus ancaman bagi status kota santri, dimana anggapan Tasikmalaya ini jadi tempat bebas untuk berekspresi tindakan asusila bukan mustahil terbentuk jika tak segera diredam,” ujarnya.

Kata Opik, ini menjadi gambaran bahwa pembelajaran tentang budi pekerti dan pembelajaran tentang keagamaan harus diperkuat. Dinas Pendidikan Jawa Barat yang menaungi SMA/SMK maupun Disdik Kota Tasikmalaya harus melakukan monitoring dan evaluasi.

“Kami harap instansi terkait intens memberikan pembinaan ke tiap satuan pendidikan yang ada di lingkungannya. Selain itu, pihak sekolah juga harus bertanggung jawab terhadap anak didik, pantau setiap anak didiknya selama jam pelajaran sekolah,” katanya.

Lalu menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Ir. Elly Suminar MP, pihaknya mengaku prihatin dengan kejadian itu dan cukup khawatir terjadi di kalangan pelajar SMP atau sederajat. Namun kolaborasi sekolah dengan orang tua, kata Elly, tentu penting dalam merealisasikan itu.

“kita sedang menyiapkan aplikasi yang nanti akan memudahkan orang tua, pengelola sekolah dalam memantau kegiatan para pelajar, terutama pada saat jam sekolah” imbuhnya.

Menurutnya, program penyediaan aplikasi itu bukan latah karena adanya video tersebut. Kata dia hal itu sudah menjadi salah satu terobosan program dalam menunjang kualitas pendidikan di Kota Tasikmalaya.

“Iya, dengan adanya aplikasi itu nantinya orangtua dan guru bisa mengecek kehadiran setiap pelajar, jadwal kegiatan, pelanggaran, prestasi para siswa dan lainnya. Mudah-mudahan di tahun ini segera bisa dilaunching,” ujarnya ditemui selepas rapat kerja dengan pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, jumat (20/1/2023)

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya     H.Murjani, SE., MM. didampingi Bagas Suryono dan H. Rachmat Soegandar, SH., MH.sangat
mengapresiasi inisiatif dari Disdik Kota Tasikmalaya tersebut, karena yang terpenting itu harus ada inovasi dan berusaha terus memberi pelayanan ke arah yang lebih baik.

“Dengan adanya terobosan seperti itu, maka akan terlihat pembeda dari capaian program di tahun 2022 dan 2023 dan jika aplikasi ini terealisasi, maka akan menjadi salah satu catatan prestasi Kota Tasikmalaya di bidang pendidikan,” ucap H Murjani

(OnNewsOne.com)