Berita

Memperingati Hari Udara Bersih Internasional,DLH Kota Tasikmalaya Lakukan Hal Ini

TASIKMALAYA Jawa Barat,onnewsone.com –
Memperingati hari udara Bersih Internasional, yang jatuh pada Kamis 7/9/2023 Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan, antara lain penyemprotan larutan ekoenzim di sejumlah titik pusat keramaian.

Penyemprotan sekitar 50 liter ekoenzim dicampur dengan 5.000 liter air yang disemprotkan di sekitar taman kota, alun-alun, Jalan KH Z Mustofa, dan Kompleks Olahraga Dadaha.

Kepala DLH Kota Tasikmalaya Deni Diyana mengatakan, Hari Udara Bersih Internasional ini ditetapkan tanggal 7 September. Tahun ini mengangkat tema “Together for Clean Air” atau bersama-sama untuk membersihkan udara.

“Peringatan ini baru pertama kali digagas di Kota Tasikmalaya. Kami gandeng beberapa komunitas dan masyarakat untuk berpartisipasi,” imbuhnya

Lanjut Deni, penyemprotan larutan ekoenzim ini dapat membantu mengurangi tingkat polusi udara. Oleh sebab itu larutan ekoenzim juga disemprotkan di Jalan KH Z Mustofa, yang berada di pusat keramaian Kota Tasikmalaya.

“Berdasarkan hasil riset, larutan ekoenzim dapat membuat tanaman lebih subur dan mengurangi polusi udara. Di beberapa daerah lain, penyemprotan ekoenzim juga telah dilakukan dan diklaim dapat mengurangi polusi udara”, tambahnya.

Deni menyebut Ekoenzim ini beliau dapatkan dari komunitas, pihaknya juga berencana akan membuat sendiri karena dibuatnya itu dari limbah. Selain penyemprotan larutan ekoenzim, DLH bersama sejumlah komunitas masyarakat juga melakukan aksi pungut sampah. Aksi pungut sampah itu dilakukan mulai dari taman kota, Jalan KH Z Mustofa, hingga Kompleks Olahraga Dadaha.

“Iya, kami juga belajar dari daerah lain. Kami juga sudah uji ini di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Ciangir. Pascapenyemrotan, bau sampah berkurang 40 persen,” kata Deni.

Selanjutnya kata Deni, DLH Kota Tasikmalaya kedepannya akan melakukan penyemprotan larutan ekoenzim secara kontinu, sebagai salah satu ikhtiar untuk menjaga kualitas udara di Kota Tasikmalaya. Penyemprotan ekoenzim di TPA Ciangir juga akan dilakukan secara berkala untuk mengurangi bau dan kadar gas metana” tutupnya

onnewsone.com