Berita

Inilah Dugaan Penyebab DPRD Kota Tasikmalaya Hanya Bengong Melihat Indikasi Rakyat Akan Ditumbalkan Dalam Kasus Poliklinik RSUD

TASIKMALAYA Jawa Barat OnNewsOne.com –
Kenapa para anggota DPRD, para pejabat RSUD serta para pejabat di pemerintahan kota Tasikmalaya terlihat bingung jika diminta komentar atau sikapnya terkait Kisruh pembangunan poliklinik RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Rakyat bertanya kenapa para pengambil kebijakan di proyek Poliklinik RSUD tersebut diduga berani berkhianat kepada Rakyat, kenapa pejabat Pemkot malah bertindak yang diindikasi akan merugikan Negara dan rakyat, juga kenapa yang mengatasnamakan wakil Rakyat para anggota DPRD kota Tasikmalaya tega hanya bengong saja tidak mewakili kritiknya masyarakat ?,

Demikian, yang dikatakan Hendar Suhendar Presiden Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Tasikmalaya yang disampaikannya dihadapan para insan pewarta. Kamis (2/2/2023)

Kata Hendar kasus pembangunan poliklinik ini dari awal diduga sudah carut marut, yang menjadi pertanyaan publik, kenapa pelanggaran – pelanggaran yang terjadi di proyek tersebut dibiarkan, bahkan kesannya pihak pemkot seperti tidak berdaya padahal mereka tahu apa yang sedang terjadi?,

” Iya, ternyata yang terhormat mantan wali kota Yusuf telah mewariskan polemik carut marut poliklinik, dan pekerjaan lainnya yang belum selesai, kini ada PJ yaitu Dr Cheka sebagai pengganti namun tetap kelihatannya tidak mampu membenahi, begitu juga yang mengklaim penyampai aspirasi rakyat yang katanya terhormat yaitu para anggota DPRD kota Tasikmalaya, yang kini bisanya bengong, terutama soal proyek poliklinik”, tegas Hendar.

” Saat ini tahap kami masih tahap memberi peringatan, akan tetapi karena bebal tidak mau menerima masukan dari rakyat, maka untuk jangka pendek ke depan, kami segera akan melapor terkait dugaan kerugian Negara atas salah satu kejadian dalam proyek Konstruksi Poliklinik tersebut” tegasnya.

Kata KMRT bahwa rakyat merindukan para pemimpin yang punya rasa malu, yang punya muka original bukan muka pura – pura, memiliki faham sense of crisis, yang bisa iba dan cinta melihat rakyat rakyatnya, yang tahu diri akan kodratnya sebagai manusia yang mencari nafkahnya menjadi pembantu rakyat.

“Betulkan, kita semua tidak sudi punya para pejabat daerah yang pura-pura bekerja padahal tidak bekerja, apalagi sumber nafkahnya dari uang milik rakyat, kita akan kritisi terus kinerja mereka dan terutama pembangunan poliklinik yang jelas telah sampai pada akta perdamaian yang isinya merugikan negara dan bangsa khususnya masyarakat kota Tasikmalaya.

Lanjut Hendar apabila Akta Perdamaian tersebut dipedomani dan dijalankan, maka serta Merta secepatnya kami akan menjadi pelapor Tindak Pidana Korupsi Keseluruhan Proyek Konstruksi Poliklinik RSUD dr Soekardjo tersebut. ” Yang jelas kenapa mereka berdiam diri dan bengong, nanti akan jelas kelihatan” tegasnya mengakhiri

(OnNewsOne.com)