TASIKMALAYA, Jawa Barat onnewsone.com –
Ketua KPU kabupaten Tasikmalaya Ami Imron Tamami menyampaikan klarifikasi mengenai dugaan pemotongan dana KPPS yang di sampaikan oleh gabungan mahasiswa tersebut
“Memang di beberapa kecamatan yang terjadi bahwa biaya transportasi untuk KPPS tidak sampai 300 ribu, dan itu sudah kami minta klarifikasi bahwa uang tersebut oleh PPK tidak di potong akan tetapi di tahan untuk kegiatan bimtek yang lain karena di pemilu 2024 kali ini cukup berat” ujar ketua KPU kabupaten Tasikmalaya,Senin (05/02/ 2024)
Menurut Ketua KPU, karena di pemilu tahun 2024 cukup berat maka tidak cukup bimtek hanya di lakukan sekali, dan itu hasil dari klarifikasi dari PPK ke KPU kabupaten Tasikmalaya
“Mengenai tuntutan yang di sampaikan oleh gabungan dari beberapa organisasi tersebut maka kami sangat siap untuk mengembalikan uang yang di simpan dlu Karena memang tujuan nya bukan untuk di potong akan tetapi di simpan untuk kegiatan bimbingan teknis yang lain”tutupnya
Gabungan mahasiswa dan rakyat tersebut terdiri dari Pimpinan Cabang PMII kabupaten Tasikmalaya, koalisi mahasiswa Dan rakyat Tasikmalaya Majlis Reformis Tasikmalaya dan Gerakan Mahasiswa Leuwisari meminta KPU bertanggung jawab atas dugaan pemotongan anggaran kegiatan bimtek dan pelantikan KPPS pada 5 februari 2024.
FZ onnewsone.com







