Ciamis — Jawa,Barat,OnnewsOne.com – Keluarga Alumni Madrasah Aliyah Al-Khoeriyah (KAMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan semangat kebersamaan melalui kegiatan santunan bagi siswa-siswi Madrasah Aliyah Al-Khoeriyah, yang berlokasi di Hujungtiwu, Panjalu, Kabupaten Ciamis.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perhatian nyata alumni terhadap adik-adik generasi penerus di lingkungan almamater, khususnya bagi siswa-siswi yang membutuhkan perhatian dan dukungan moril maupun materiil. Dalam kegiatan ini, santunan diberikan kepada sekitar 21 orang penerima, yang terdiri dari 15 siswi dan 6 siswa.

Program santunan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, melainkan juga menjadi simbol kuat bahwa hubungan antara alumni dan madrasah tidak berhenti setelah kelulusan. Sebaliknya, ikatan itu terus hidup dalam bentuk kontribusi, kepedulian, dan tanggung jawab moral untuk membersamai perjalanan generasi berikutnya.
Secara substansi, kegiatan ini menjawab semangat kebersamaan lintas generasi: bahwa alumni bukan hanya bagian dari masa lalu lembaga pendidikan, tetapi juga bagian penting dari masa depan sekolah dan para peserta didiknya. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi sebagian pelajar, kehadiran alumni melalui santunan ini menjadi pesan yang hangat bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
Demikian kata Ketua pelaksana kegiatan, Iqbal Muhammad Sidiq, beliau menyampaikan bahwa terselenggaranya santunan ini merupakan bentuk nyata dari rasa peduli dan rasa memiliki para alumni terhadap Madrasah Aliyah Al-Khoeriyah serta para siswa-siswi yang saat ini tengah menempuh pendidikan di sana.
“Kegiatan ini bukan semata tentang pemberian santunan, tetapi tentang menghadirkan kepedulian, kasih sayang, dan ikatan kekeluargaan antara alumni dengan generasi penerus MA Al-Khoeriyah. Kami ingin adik-adik kami di madrasah merasakan bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada keluarga besar alumni yang peduli, yang ingin melihat mereka tumbuh, semangat belajar, dan terus melangkah meraih masa depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar alumni untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan yang selama ini tumbuh di lingkungan MA Al-Khoeriyah. Menurutnya, madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, solidaritas, dan rasa tanggung jawab antarsesama.
“Lebih jauh, kegiatan santunan ini diharapkan dapat menjadi agenda yang terus berkelanjutan, bukan hanya sebagai bentuk bantuan sesaat, tetapi sebagai gerakan sosial yang mampu memperkuat hubungan emosional antara alumni dan madrasah. Dengan demikian, kehadiran KAMA diharapkan tidak hanya terasa dalam momentum tertentu, melainkan juga menjadi energi kolektif yang terus menghidupkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial” harapnya.
Iqbal pun menyebut di tengah arus zaman yang kian individualistik, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan, empati, dan perhatian terhadap sesama tetap harus dijaga. Apa yang dilakukan KAMA melalui santunan ini adalah cerminan bahwa alumni yang baik bukan hanya mereka yang mengenang almamater, tetapi mereka yang kembali hadir untuk memberi makna bagi generasi setelahnya.
“Terakhir, dengan terselenggaranya kegiatan ini, KAMA berharap para penerima santunan dapat merasakan manfaat, semangat, dan dukungan moral untuk terus melanjutkan pendidikan dengan penuh optimisme. Sementara bagi para alumni, kegiatan ini menjadi penguat bahwa sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, akan selalu berarti ketika dilakukan dengan keikhlasan dan rasa tanggung jawab bersama” tutupnya.
(OnnewsOne.com)







