Berita

SD Ciangir di Tasikmalaya Memprihatinkan, Terdampak Bau Menyengat dan Gangguan dari Kawanan Sapi TPA

TASIKMALAYA, OnNewsOne.com – Di tengah gencarnya program pemerintah pusat untuk mencerdaskan anak bangsa dan membentuk generasi emas, termasuk program makan siang bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo, masih terdapat sekolah dengan kondisi memprihatinkan.

Salah satunya adalah SD Ciangir, yang terletak di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, tepat di sebelah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir.

Yayan Nuryana, salah satu guru di SD Ciangir saat dikonfirmasi Jumat (24/1/1015) mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi sekolah.

Selain harus menghadapi bau menyengat dari TPA, para siswa dan guru juga sering terganggu oleh kawanan sapi yang masuk ke area sekolah dari tempat pembuangan sampah. Gangguan ini berdampak pada proses belajar-mengajar yang terganggu secara langsung.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Kami khawatir dengan kesehatan dan kenyamanan para siswa. Selain bau yang menyengat, kawanan sapi yang masuk ke area sekolah sering mengganggu kegiatan belajar-mengajar,” ujar Yayan.

Yayan berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki kondisi sekolah dan memberikan solusi nyata, seperti membangun pembatas atau benteng antara area TPA dan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi gangguan bau dan mencegah sapi masuk ke area sekolah.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah. Adanya pembatas antara sekolah dan TPA sangat diperlukan agar proses belajar-mengajar bisa berjalan dengan lancar tanpa gangguan lagi,” tambah Yayan.

Kondisi SD Ciangir menjadi potret kontras dengan visi besar pemerintah dalam menciptakan generasi emas. Di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan, masih ada sekolah yang menghadapi tantangan besar, baik dari segi infrastruktur maupun lingkungan.

Harapan besar kini ditujukan kepada pemerintah daerah dan pusat untuk segera memberikan perhatian terhadap masalah ini, sehingga siswa-siswa di SD Ciangir dapat belajar dengan nyaman dan aman tanpa gangguan dari lingkungan sekitar. (Agus Sofyan)