TASIKMALAYA Jawa Barat onnewsone.com -Untuk kesekian kalinya kantor bawaslu kota Tasikmalaya di demo aktivis Mahasiswa, bahkan kali ini sempat saling dorong antara petugas kepolisian dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), mereka menyuarakan dugaan pelanggaran pada pelaksanaan Pilwalkot Kota Tasikmalaya salah satunya dugaan politik uang.
PMII telah membuat satgas anti money politic, sehingga pihaknya memiliki banyak temuan, dan sangat prihatin atas prilaku partai politik yang mengotori proses demokrasi dan melakukan pembodohan kepada masyarakat dengan menghalalkan segala cara demi mencapai tujuannya. Pihaknyapun sempat melaporkan beberapa kasus kepada Bawaslu tempo lalu,dan kini kembali ada penemuan baru, dengan demikian Adriana meminta kepada Bawaslu untuk membuka ke publik terkait dugaan pelanggaran semua paslon.
“Ada temuan baru yang kita laporkan, kita juga mendapat data yang mengindikasikan bahwa salah satu paslon melakukan kecurangan”, tegas Adriana, Ketua PMII Kota Tasikmalaya. Sabtu (30/11/2024)
Disaat itu, Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Zaki menjelaskan bahwa, pihaknya mulai sejak awal, masa tenang, sudah berupaya untuk mencegah bahaya money politik melalui sosialisasi kepada sejumlah masyarakat, dengan melibatkan para RT, RW, tokoh masyarakat dan lainnya.
“Pada awal masa tenang banyak informasi dari warga terkait, dengan adanya sejumlah dugaan pelanggaran tersebut. Sehingga, dari info awal tersebut langsung ditelurusi ke lapangan. Kini, sudah 1 kasus money politik yang masuk menjadi pelanggaran” demikian tutup Zaki.
onnewsone.com







