TASIKMALAYA Jawa Barat,onnewsone.com –
Ketransparanan terkait anggaran BIMTEK dan Pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Kecamatan Leuwisari,Kabupaten Tasikmalaya perlu dipertanyakan, Karena pada pelaksanaannya ada beberapa dugaan hak yang di potong oleh Penyelenggara Pemilu dari mulai Transportasi Pelantikan KPPS, transportasi BIMTEK KPPS, Kondisi Konsumsi yang tidak sesuai dengan anggarannya, belum lagi uang wifi, sewa ruangan, biaya internet dan lain-lainnya,
Sehingga dalam kajiannya hampir ada 100 Juta lebih uang yang masih dipertanyakan keberadaannya, demikian yang dikatakan Indra Maulana, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya.
“Pada audiensi yang tadi kami lakukan, kami meminta PPK Leuwisari agar dapat memberikan transparansi anggaran BIMTEK dan Pelantikan KPPS Se-Kecamatan Leuwisari “, ujarnya.
Karena awal mulanya lanjut Indra, diduga ada permainan yang di lakukan oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya, sehingga tentu kasus ini harus tetap kawal sampai ke tingkat daerah
“Dalam pelaksanaan BIMTEK dan Pelantikan KPPS yang di selenggarakan beberapa hari kebelakang di Kecamatan Leuwisari di alokasikan dengan anggaran yang cukup fantastis kurang lebih sebesar Rp. 288.085.000,” tutup Indera.







