Berita

Berkostum Kebaya Adat Sunda, Umbrella Girl Oneprix Putaran III di Tasikmalaya Curi Perhatian

TASIKMALAYA Jawa Barat,onnewsone.com – Pelaksanaan kegiatan Oneprix Indonesia Motorprix Championship putaran III di Sirkuit Bukit Peusar kota Tasikmalaya ada yang berbeda dengan penampilan Umbrella nya

Jika biasanya umbrella girl atau wanita pemayung para rider mengenakan pakaian minim. Namun, pada pelaksanaan Oneprix putaran III ini para umbrella girl mengenakan pakaian adat sunda berupa kebaya dan mengenakan jilbab. Dan juga, payung yang digunakan bukan payung pada umumnya. Namun, panitia menggunakan Payung Geulis yang mana merupakan kerajinan khas Kota Tasikmalaya.

Penampilan berbeda para umbrella girl ini menjadi pusat perhatian. Para pebalap dan penonton yang hadir di Sirkuit Bukit Peusar

CEO Oneprix Motorsport Management (OMM), Arlan Lukman mengatakan, berbedanya penampilan umbrella girl pada Oneprix putaran III di Kota Tasikmalaya ini sengaja dilakukan untuk mengangkat kearifan lokal. Pasalnya, sejak awal tahun pihaknya selalu mengkolaborasikan pelaksanaan race dengan budaya setempat. Tujuannya hanya satu, untuk mengangkat ikon dan budaya daerah.

“memang menjadi visi dari OMM sejak awal tahun, Kita ingin mengkolaborasikan ini dengan budaya-budaya setempat dalam putaran-putaran yang kami selenggarakan,” kata CEO Oneprix Motorsport Management (OMM), Arlan Lukman,minggu (9/7/2023)

Arlan menyebut, mulai dari sentul, palangkaraya dan sekarang Tasikmalaya, pihaknya ingin mengangkat ikon-ikon daerah dan juga budaya, kreativitas daerah.

“Tak hanya pada race putaran III di Tasikmalaya, pada race sebelumnya juga di Palangkaraya pihak OMM mengangkat budaya dan adat Dayak” ujarnya.

Maka dari itu lanjut Arlan, pada pelaksanaan One Prix putaran III ini pihak OMM mengangkat budaya Tasikmalaya salah satunya menghadirkan Payung Geulis dan penggunaan pakaian kebaya bagi umbrella girl.

“Kalau di Palangkaraya kita mengangkat budaya Dayak. Di Tasikmalaya hari ini kita mengangkat budaya Tasikmalaya, baik itu dari mulai payung geulisnya, dari umbrella girlnya yang memakai kebaya lokal dan juga kesenian,” ucapnya.

onnewsone.com